


JAKARTA, iDoPress - Polisi bersenjata lengkap mendadak memenuhi Jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Mereka tampak berjaga di sebuah restoran Perancis, deClan Signature, dan money changerdi sampingnya.
Warga yang melintas tampak memperlambatkan laju kendaraan, penasaran. Bahkan, sebagian berhenti sejenak untuk mengamati aktivitas polisi di lokasi.
Tak sedikit yang bertanya-tanya mengenai operasi besar tersebut.
Namun, dua hari kemudian, teka-teki itu mulai terjawab.
Polisi menemukan emas batangan seberat 74 kilogram, uang dalam berbagai mata uang senilai sekitar Rp 543 miliar, hingga puluhan barang bukti lain dari serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi.
Meskipun begitu, satu pertanyaan besar masih belum terjawab. Hingga Jumat (10/7/2026) malam, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Operasi penggeledahan bermula dari restoran deClan Signature dan sebuah money changer di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan.
Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dua laporan polisi yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, suap, dan TPPU dalam sejumlah perkara.
Adapun perkara yang dimaksud, yakni pengadaan batu bara PLN yang dikaitkan dengan pemadaman listrik di Sumatera, pengelolaan PT Asabri dan Jiwasraya, serta perkara yang berkaitan dengan Krakatau Steel.
Dalam hal ini, penyidik mencari sekaligus mengumpulkan barang bukti baru untuk memperkuat pembuktian perkara.
"Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di lokasi, Rabu.
Di balik sebuah lemari yang menempel di dinding resto tersebut, penyidik menemukan sebuah brankas tersembunyi.
Saat dibuka, brankas itu berisi dokumen serta uang dalam mata uang dollar Amerika Serikat dan dollar Singapura.
Dari lokasi tersebut, penyidik membawa empat koper, dua brankas, mesin penghitung uang, sejumlah telepon seluler, dan berbagai dokumen.
Selain itu, tiga orang karyawan restoran juga dibawa untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Berdasarkan dari penggeledahan tersebut, polisi memperkirakan uang yang ditemukan di restoran mencapai sekitar Rp 60 miliar, dengan rincian dalam bentuk dollar.
Rinciannya, yakni 3.130.000 dollar Singapura, 889.965 dollar Amerika Serikat, dan Rp 259.159.000 ditemukan dalam brankas di restoran.
Jelajahi konten kami yang dikuratori, tetap mendapat informasi tentang inovasi inovatif, dan perjalanan ke masa depan sains dan teknologi.
© Teknologi aplikasi cerdas
Kebijakan pribadi