
JEDDAH, iDoPress - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i menyebut pelaksanaan ibadah haji 2026 mencatatkan sejumlah lompatan besar yang positif.
Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari peran Presiden Prabowo Subianto dalam membentuk Kementerian Haji dan Umrah.
"Luar biasa perhatian presiden kita. Setelah 80 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini kita punya Kementerian Haji dan Umrah. Bayangkan perhatian Presiden pada Indonesia," ungkap Romo Syafi'i saat diwawancarai di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (2/6/2026) malam.
Romo yang sekaligus menjadi anggota Amirul Hajj 2026 bahkan secara khusus mendoakan Presiden Prabowo saat wukuf di Arafah.
"Jadi saya kira di atas semua keberhasilan ini siapa yang mendapatkan apresiasi pertama? Saya bilang, Haji Prabowo Subianto," tegasnya.
Salah satu keberhasilan paling krusial tahun ini adalah keberhasilan menekan angka kematian jemaah haji. Hal ini tidak lepas dari pengetatan syarat kesehatan sejak di Tanah Air.
"Seleksi istitoah itu saya kira sudah jauh lebih baik, selain lebih ketat saat pendaftaran juga berani memulangkan jemaah yang sudah akan berangkat karena kemudian dinilai kesehatannya menurun," jelas Romo Syafi'i.
Dampak dari kebijakan tersebut sangat signifikan. Tingkat kesehatan jemaah lebih mumpuni, klinik-klinik satelit dan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tidak lagi dipenuhi oleh antrean pasien dengan penyakit berat.
"Yang wafat 140-an ya, tahun lalu 450 sekian di periode yang sama. Itu berarti seleksi istitoah bener, pelayanan kesehatan baik, gizinya terjaga, mereka tidak stres waktu Armuzna," tambahnya.
Langkah ini dibarengi kerja sama dengan Saudi German Hospital yang dinilai sangat tepat, karena dapat memberikan penanganan medis dan supervisi yang maksimal.
Romo Syafi'i juga menyoroti peningkatan luar biasa di sektor transportasi dan pelayanan di Tanah Suci. Untuk penerbangan, seluruhnya berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, sambutan saat ketibaan jemaah meninggalkan kesan mendalam.
Kemudahan mobilitas jemaah saat Armuzna juga didukung penuh oleh operasional bus. "Kemarin kok enak sekali ya, begitu kita keluar ada bus sampe ujung sana. Habis melempar (jumrah) pulang ada bus. Artinya apa yang saya rasakan dinikmati juga oleh jemaah," pujinya.
Di sisi akomodasi dan konsumsi, jemaah nyaris tidak memiliki keluhan.
Syafi'i menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung ke sejumlah sektor.
"Soal makanan ini saya memang ke beberapa sektor, saya malah ada yang bergurau, 'Ini kami khawatir gemuk ini Romo karena makanan enak-enak, kurangnya enggak ada sambal'," kisah Syafi'i.
Menurutnya, peningkatan pelayanan ini adalah peran Presiden Prabowo yang memiliki cita-cita untuk memberikan yang terbaik bagi para tamu Allah.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Jelajahi konten kami yang dikuratori, tetap mendapat informasi tentang inovasi inovatif, dan perjalanan ke masa depan sains dan teknologi.
© Teknologi aplikasi cerdas
Kebijakan pribadi