
JAKARTA, iDoPress - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Balai Kota agar jangan menangani persoalan sampah dengan setengah hati.
Pramono mengatakan persoalan sampah menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Karena itu, ia meminta penanganannya dilakukan secara menyeluruh.
"Saya meminta kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan juga Balai Kota untuk persoalan sampah ini jangan setengah hati," kata Pramono saat meninjau TPS 3R Menteng Atas, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).
Menurut dia, salah satu persoalan dalam penanganan berbagai hal adalah pekerjaan yang dilakukan tidak secara penuh.
"Salah satu problem kita adalah mengerjakan sesuatu secara setengah hati," ujarnya.
Pramono mengungkapkan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam menangani persoalan sampah ditunjukkan dengan rapat khusus yang digelar hampir setiap pekan di Balai Kota sejak terbitnya Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.
Menurut dia, penanganan sampah di Jakarta dilakukan secara komprehensif.
Salah satu perubahan yang dilakukan yakni mengubah pola penanganan dari angkut-buang menjadi pilah-angkut-olah.
"Setelah keluar Ingub Nomor 5 Tahun 2026, maka ada sesuatu yang berubah secara mendasar dalam penanganan sampah. Kalau dulu angkut-buang, sekarang menjadi pilah-angkut-olah," jelas dia.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pihak Pemprov akan mengambil langkah hukum terhadap pihak swasta yang melanggar dalam pengelolaan sampah, salah satunya terjadi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
"Kalau selama ini yang swasta tidak pernah kita proses dengan hukum, kali ini saya sudah meminta kepada seluruh jajaran, umumkan kepada publik, proses secara hukum," tegas dia.
Sebelumnya, Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, disebut mampu mengolah hingga 100 ton sampah per hari apabila dioperasikan secara optimal.
Sampah di Jakarta tercatat mencapai 9.000 ton per hari.
"Kalau kemudian bisa di tempat ini 100 ton per hari, itu secara signifikan akan memberikan kontribusi bagi Bantar Gebang, kalau kemudian ada 29 TPS 3R lainnya yang kita atur seperti di tempat ini," ucap Pramono Anung saat meninjau TPS3R Menteng Atas, Kamis.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, saat ini terdapat sekitar 31 TPS3R di Jakarta.
Namun, belum seluruhnya beroperasi secara optimal.
Karena itu, Pemprov DKI akan mengoptimalkan TPS3R lain dengan model pengelolaan seperti di Menteng Atas, termasuk melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Jelajahi konten kami yang dikuratori, tetap mendapat informasi tentang inovasi inovatif, dan perjalanan ke masa depan sains dan teknologi.
© Teknologi aplikasi cerdas
Kebijakan pribadi